Hari Gini Nggak Tahu Talent Coaching?
Banyak orang dengan usia seperti saya, acuh tentang masa depannya. Usia 22 tahun masuk dalam kategori peralihan dari remaja akhir menuju dewasa awal. Dalam hal ini, seseorang berada pada masa awal bekerja dan tinggal satu atau dua tahun lagi menikah. Apakah sudah terpikirkan tiga atau empat tahun lagi, teman-teman akan mempunyai anak? Bekal apa yang sudah teman-teman punya? Materi? Ilmu? Sudah cukup? Pertanyaan ini juga saya tanyakan pada diri saya sendiri. Mungkin Anda belum punya jawabannya, tapi saya sudah. Yaa, paling tidak saya punya jalan untuk mencoba memulainya.
Tugas terpenting orang tua adalah mengenali bakat anaknya. Karena anak-anak pasti memiliki kemampuan unik yang melekat dalam dirinya. Kelebihan unik, kecenderungan khusus yang ada sejak lahir dimiliki setiap orang. Bakat tiap orang atau anak itu berbeda. Kita harus pandai-pandai mengenali sejak dini bakat itu lalu kembangkan secara terfokus dan berkesinambungan.
Dan fakta yang mencengangkan saya dapatkan.
Hasil penelitian Prof. Ken dan Rita Dunn, bahwa:
- 30% siswa mengingat 75% dai apa yang mereka dengar (auditorial) selama mengikuti pelajaran di kelas.
- 40% menguasai pelajaran dengan cara visual (melihat dan membaca)
- 30% menguasai pelajaran dengan cara kinestetik atau ada gerakan atau praktek, menangani bahan, menulis, menggambar, dan terlibat langsung dalam pengalaman nyata yang dapat diterapkan langsung dalam hidup mereka.
Ada lagi hasil penelitian Michael Grinder, dari 30 siswa di ruang kelas:
- 22 siswa mampu menyerap informasi pelajaran yang ditampilkan dalam bentuk visual, auditorial, maupun kinestetik.
- 6 siswa hanya mampu menyerap yang visual saja, auditorial saja, atau kinestetik saja. Mereka ini sangat sulit menyerap informasi jika informasi disajikan dalam gaya yang tidak mereka sukai.
- 2 sampai 3 siswa mengalami kesulitan belajar karena factor-faktor di luar kelas.
Tampaknya ibu saya harus belajar menerima ini dan memperbaiki sistem mengajarnya, begitu juga dengan guru-guru yang lain. Ini penting dan harus diperjuangkan. Ingat, jihad tidak hanya berperang dalam arti konfrontasi fisik. Dan saya mulai dengan mengumumkan ini:
Persembahan Menarik untuk Orang Tua & Guru
SEMINAR SMART PARENTING
The BEST Smart Parenting Revolution Series 2010
Hari: Minggu, 1 Agustus 2010
Pukul: 08.00 - 11.30 WIB
Tempat: Pendhopo Kabupaten Sukoharjo
Tiket: Rp50.000,-
Fasilitas: Seminar kit, Blocknote, Konsumsi, Sertifikat
Materi:
1. Cara Cerdas Mengatasi “Kenakalan” Anak
Oleh: dr. Luluk D.A.R.
(Praktisi Kesehatan dan Tumbuh Kembang Anak)
2. Kenali Gaya Belajarnya Lejitkan Potensinya
Oleh: Adnan Ashari P, S.Psi
(Psikologi, Praktisi Pengembangan dan Potensi Diri)
*tiket bisa dibayar lewat rekening bank Anda, silakan hubungi nomor HP di bawah ini
Info Pendaftaran: (0271)7587227 atau 085642377482
Atau hubungi: sita (085642055696)
Tiket tersedia di:
1. Grahadita Komputer (selatan SMA1 Sukoharjo)
2. Akasia Komputer (Gayam Sukoharjo)
3. Fotokopi Kayana (depan Diknas Sukoharjo)
Associate Office:
Griya SINERGI (Capacity Building Institute)
1.) Jalan Merbabu 27 Solo 57127
2.) Kedunggudel 01/I Kenep, Sukoharjo
Email: sinergi.indonesia@gmail.com
Head Office:
Jalan Ketintang Baru III No.79
Surabaya 60231 Jawa Timur
Powered by:
SINERGI (Capacity Building INstitute)
GLOBAL TALENT COACH
facebooknya atau websitenya



